Ummi Cantik…

Jangan ge-er kalo Ziyad ngomong gitu. Hihi…ya walaupun tetep seneng juga sih dibilang gitu.

Dia bilang, “Biar ummi seneng.” Haha…kok tau ya?

Mungkin pernah belajar dari abinya. Tapi abinya jarang ngomong cantik :D. Cuma ingat-ingat, emang kemarin pernah ngajak sepakat Ziyad pas aku lagi ngambek, “Ummi cantik ya Ziyad.”

Hihi..mungkin belajar dari situ, kalo ngomong gitu, umminya nanti jadi seneng. Yang jelas dia taunya juga itu buat wanita.

“Iya, kalo ummi cantik. Kalo abi gagah.” Eaaaa….

 

“Ammah Fia Meninggal Sayang…”

Fia….istri akh Amir – salah satu tim Yufid-  yang dikenal dengan nama SalafyUnpad meninggal tadi malam. Tanggal 7 Juni 2012/18 Rajab 1433 H. Sedih? Sangat…

 Tadi Malam

Setelah menyelesaikan belanja di Superindo dan menuju tempat parkiran, abang masih sempat mengecek HP. Kebiasaan mungkin, memeriksa email atau sms yang mungkin masuk dan harus segera diatasi. Tak ada pesan masuk. Saat itu pukul 21 lewat sekian.

Baca selengkapnya “Ammah Fia Meninggal Sayang…”

Toilet Training Thoriq Versi Siang

Baru 7 hari sih Thoriq menjalani proses toilet training. Tapi karena berkesan mo aku catat keburu terlupakan dengan kesan-kesan lain di hari mendatang insyaAllah.

Usia Thoriq 17 bulan (atau hampir 1,5 tahun). Dulu Ziyad toilet training usianya pas 1,5 tahun.  Alasan aku toilet training di usia ini karena pernah baca tabloid Nakita lama, berdasar hasil penelitian, toilet training yang dilakukan lebih dini malah memakan waktu lebih lama. Dan yang aku ingat, waktu baca kisaran yang disarankan, aku catat dalam hati, “InsyaAllah mau toilet training umur 1,5 tahun.” Alhamdulillah setelah 3 bulan proses toilet training, Ziyad lepas total dari diaper dan hampir gak pernah ngompol lagi siang malam.

Baca selengkapnya Toilet Training Thoriq Versi Siang

Thoriq Juga Gak diImunisasi – Alhamdulillah –

PERHATIAN: Matikan volume komputer ketika menonton video di atas, karena ada musiknya.

(Update 2020: Videonya sudah diprivat ternyata)

Beberapa hari yang lalu, lagi ngobrol-ngobrol di rumah. Singkat cerita, lagi ngebrowse-ngebrowse tentang seorang dokter  di youtube. Terus malah ngeliat video-video lain tentang vaksinasi. Tapi aku ikutan lihat aja. Tadi malam tapi lihat video ini, rasanya sediih banget.. Hampir aja deh gak bisa tidur. Anak-anak lagi tidur aku cium-ciumin, aku doain dst.

Ada yang anaknya divaksinasi MMR? Alhamdulillah kalo gpp ya.

Baca selengkapnya Thoriq Juga Gak diImunisasi – Alhamdulillah –

Menghibur Diri…

Tadi…di kajian ust Fariq Ghasim Anuz dengan tema “Surat-Surat Cinta”…ada bagian yang menceritakan seorang janda…dia punya anak cacat dari lahir dan hanya bisa di tempat tidur. Ini kejadiannya di Mekkah/Madinah ya. Karena tadi ada beberapa kisah..dan aku gak nyatet (Thoriq tipikal nempel kalo kajian…beda sama Ziyad yang justru harus aku kejar-kejar sepanjang kajian…jadinya nangkep isi kajiannya ya….berapa perseeeenn gitu).

Baca selengkapnya Menghibur Diri…

Sotoy Homeschooling

Setelah merenung beberapa hari dari kemarin…kayanya mo berhenti sotoy ngomongin masalah homeschooling deh hihi…

Masalahnya gini…aku sendiri jadi gak nyaman…Ngelakuin ini itu antara ada bayang-bayang “homeschooling”  yang disukai dan tidak disukai…Kok susah ya menyampaikan apa yang aku maksud.

Maksudnya adalah aku ga harus mengkait2kan atau kemudian menamai semua aktivitas dg “homeschooling” kan?

Mo balik lagi kaya dulu-dulu lah …pokoknya intinya begitu deh…

*lagi masuk angin*

This is NOT a Movie Trailer…This is Syria

Maka bersyukurlah bahwa negeri kita aman damai meski dengan berbagai kekurangan yang ada pada pemimpin kita…

Maka jangan lupa mendoakan saudara kita yang di sana…

Maka jangan lupa berdoa…agar kita tidak ditimpakan musibah yang sama…

Update: silakan backsoundnya dimatikan ketika melihat video ini.

 

Mandi Aja Susah…

Hari ini weekend.

Seperti biasa…kalau aku berdandan…abang memberi pujian-pujian yang membuat hati berbunga-bunga (ihiy…si abang mesti nanti juga baca ini bweee).

Dan seperti biasa juga….ada embel-embel di belakangnya…,”Coba adek bisa dandan kaya gini tiap hari ya…- diiringi pujian-pujian lainnya :D”.

Rasanya jadi sedih deh kalau udah gitu. Sedih karena gak bisa menuhin itu walaupun sangat ingin.

Karena masih dipuji-puji terus diomongin embel-embel yang sama, akhirnya bisa nyeletuk, “Mandi aja susah bang…”

“Haha…”, si abang langsung ketawa. “Sabar ya…”, kata si abang sambil masih ketawa.

Baca selengkapnya Mandi Aja Susah…

Pena Jepang?

Pena Jepang - Ink Pen

Weekend hari ahad kemarin cuma sempat ke toko Merah beli kertas buram buat Ziyad plus pena. Setiap sore hujan. Deras.

Pulang tapi berasa bahagia banget beli pena lucu-lucu ini. @Rp 2.200 plus tinta dan bentuk mata penanya juga sesuai harapan. Kata si abang yang juga terpengaruh takjub dengan “kelancaran dan keenakan” dari pena ini,

“Jadi ternyata bisa kan ya bikin pena murah tapi bagus.”

“Iya…gak mesti seharga 16.000 ya?” sahutku.

Yang seharga 16.000 rupiah itupun bukan berarti bagus dan lancar jaya.

Malamnya jadi semangat men-sketch. Benar-benar enak! InsyaAllah mau beli lagi. Ziyad yang akhirnya juga melihat pena ini dan memakainya (dan habis dalam 4 hari ini) juga menikmati menggambar menggunakan pena tersebut.

Gak tau itu pena Jepang apa Cina. Gak bisa ngebedain hurufnya hehe. Kayanya Jepang, secara designnya Jepang banget deh pokoknya. Terpengaruh dengan “made in china” yang menggurita di berbagai produk nih soalnya. Jadi ingat, dulu Ziyad pernah dibawain peci oleh-oleh haji buyutnya yang di Jambi. Pas melihat labelnya apa lagi kalo bukan “made ini China” :D.

 

 

 

Tumpah…

Hari ini penuh dengan acara tumpah dan tumpahh….”tarik napas”. Sampai heran sendiri. Langsung mikir…kayanya tadi pagi gak doa dijauhkan dari hari yang buruk kayanya ya*. Coba ada berapa kejadian tumpah menumpah yang sungguh menguras energi…

  1. Thoriq yang numpahin agar-agar yang belum jadi. (Harus dipel dong…gula lengket-lengket iy…)
  2. Minyak wijen yang ternyata tumpah di tempat bumbu-bumbu karena posisinya tiduran. (Mesti ngeluarin semua bumbu-bumbu di rak plastik bagian pertama dan mencucinya supaya gak lengket dan bau aneh2).
  3. Bumbu yang lagi di keluarin dari rak plastik yang kena tumpahan minyak wijen berjejer-jejer di meja bumbu. Of course…jadi incaran keisengan Thoriq. Masih dalam “pengawasan” aku. Pengawasan yang dimaksud adalah melihat Thoriq lagi ngapain sambil berusaha nyuci piring + masak sambil terus diintili makhluk mungil sedikit gempal itu. ..Jarak kami gak kurang dari satu meter. Ternyata, pas lagi giliran mata melihat apa yang dia kerjakan, tutup tempat bumbu aromatik daun kemangi kering sudah dibuka dan dituang-tuang (ditumpahin kan?) sama Thoriq.  Alhamdulillah baru sedikit. “Thoriiiqq…!”
  4. Kecap yang tumpah di samping kompor bekas bikin mie buat sarapan anak-anak. Kecapnya ternyata sudah mau habis, jadi gak bisa berdiri tegak. Emangnya orang…berdiri tegak. (Elap elap elappp…)
  5. Agar-agar yang tumpah (lagi) pas aku mau masukin ke kulkas biar gak ditumpahin Thoriq lagi. Haha…Nasib…Takdir…Pel pel elap….
  6. Bocor tu  tumpah juga kan ya? Tumpah dari atap yang menadahinya dan keluar lewat lubang keci. – Mulai ngaco -. Hehe…Setiap hujan, bisa dibilang ada dua bagian di rumah yang hampir selalu bocor. Tadi udah kelupaan, yang bagian dapur, tahu-tahu pas ke belakang udah becek-becek. Mari ngepel lagiiii….*tarik napas*.
  7. Air di belakang kulkas yang sedang dibersihkan (dicairkan) tumpah tumpah.

Review HP Android (bagian 2) – UPDATED + IMAGE

HP Android

Masih mo nyambung sedikit postingan kemarin tentang hp android. Pengen ngomong, “Bener kan kata aku…”  Soalnya nulis artikel kemarin nada-nadanya rada sok tahu :D, terutama di bagian beda antar jenis hp tuh sekarang di market aplikasinya. Alhamdulillah bener.

Bisa dilihat di postingan terbaru di dailysocial. Gimana Nokia strategi marketingnya pake sebuah aplikasi yang emang sangat sangat sangat digandrungi, yaitu Angry Birds. Jadi, cukup gaet dan tunjukkan bahwa di Nokia seri itu bisa lhoo buat game..berarti kan ada aplikasi2 lain yang menarik lhoo di marketnya. Begitu…jadi sekarang urusan pemasaran HP bukan sekedar tipis, tebel, kecil lebar, qwerty or not, tapi berkaitan dengan fungsi lebih yang ada dari handphone itu sendiri. Dan fungsi lebihnya itu bener-bener gak kepikiran deh sebelumnya. Kaya buat nyecan, buat ngeliat bintang-bintang di langit, buat ngeliat data di barcode atau QR code (sudah tau tentang QR code blum?  Fungsinya mirip barcode, nyimpen data. Kartu nama temen2 di Yufid udah dipasangin QR code, jadi nanti kalo orang tinggal nyecan QR code, data2 yang di situ, semisal nomor hp, alamat, email terbaca otomatis dan bisa disimpan).

Mari kita lanjutkan review teknis dari HP Androidnya. Anggap aja postingan kemarin prolog perkenalan dengan Android ^^.

Baca selengkapnya Review HP Android (bagian 2) – UPDATED + IMAGE

Kecelakaan Xenia Itu..

Kalau malam ini akhirnya susah tidur dan nangis sesunggukan depan abang…that’s my own fault.

Waktu kejadian kecelakaan itu dan infonya menyebar lewat twitter,aku baru sekedar tahu wajah sang penabrak. Kemudian tahu 3 orang dan 1 anak yg meninggal itu satu keluarga. Kalau ayah ibu sang anak (yusuf namanya…hiks…),selamat dan masih hidup. Tak ada foto di berita2 yg aku baca kecuali foto sang penabrak. Itu sudah cukup membuat miris.

Baca selengkapnya Kecelakaan Xenia Itu..

Pentingnya Mendoakan Keberkahan (Lebih Tepat daripada Kata “Masya Allah”)

Aku gak biasa copy paste artikel/tulisan dari blog orang lain. Tapi kali ini aku merasa harus copy paste, karena mengklarifikasi artikel aku yang juga sudah banyak dibaca orang. Tentang pentingnya kata Masya Allah untuk menghindarkan seseorang dari ‘ain. Faedah ini sebenarnya didapat dari seorang ustadz juga dan ustadz lain. Tapi tanpa penjelasan detail. Setelah baca artikel yang akan aku copy paste, aku ngerasa memang lebih tepat mendoakan keberkahan (maksudnya dalilnya lebih kuat dan jelas). So…markiba…mari kita baca.

Baca selengkapnya Pentingnya Mendoakan Keberkahan (Lebih Tepat daripada Kata “Masya Allah”)

Rumah dan Anting Hilang

Beberapa hari yang lalu, aku kehilangan sebelah anting emas yang baru beberapa bulan juga kumiliki. Waktu sadar kalau hilang, rasanya sedih, tapi tetap berusaha mencari dan berharap bahwa anting itu ada. Bahwa anting itu gak terjatuh ke saluran air kamar mandi. Bahwa anting itu gak tesapu saat abang membersihkan kamar. Karena dua kemungkinan itu yang ada.

Aku terbiasa mencari sesuatu dengan meruntut kejadian paling dekat sebelum sesuatu itu akhirnya lenyap dari ingatan dan pandangan. Yang aku ingat, saat sholat maghrib, anting itu masih ada di sana, di telingaku. Saat sholat isya itulah, aku tersadar, karena sewaktu membasuh telinga tak ada yang mengganjal seperti biasa. Kemungkinan yang ada adalah, anting itu terlepas saat aku mengganti baju. Dan waktu itu, yang aku ingat, aku mengganti baju yang bersih dari najis di kamar kedua. Padahal, kebetulan sekali, abang membersihkan kamar tersebut antara waktu maghrib dan isya.

Baca selengkapnya Rumah dan Anting Hilang