Untuk Apa Belajar Bahasa Arab

Lebih dari 10 tahun yang lalu, seorang kenalan Abang bertanya, “Bang Hen, buat apa belajar bahasa Arab? Kan udah banyak buku terjemahan?”

Mungkin pertanyaan itu muncul karena yang tersebar saat memotivasi untuk belajar bahasa Arab adalah “Bisa baca kitab.”

Waktu itu, Abang menjawab, “Kita ga bisa sepenuhnya mengandalkan terjemahan, Mas. Kita ga bisa merasakan dzauq-nya. Rasa bahasa itu sendiri.”

Terus terang, aku mikirin jawaban yang lebih mudah lagi dipahami karena aku sendiri masih kurang “mantep” dengan jawaban Abang.

Kadang, tolak ukur dan target pencapaian mempengaruhi proses kita memandang sesuatu, sikap yang kita ambil dan tekad yang muncul dari diri.

Baca selengkapnya Untuk Apa Belajar Bahasa Arab

Perjalanan Seorang Penghafal Al-Qur’an

 

Ziyad dan ust Abdurrohim

Walaupun cuma 3-4 kali sempat belajar sama ust.Abdurrohim, bagi Ziyad, Ust. Abdurrohim adalah gurunya.

Belajarnya juga sebentar, diajak abang. Video di atas adalah pertemuan Ziyad pertama kali dengan ust. Abdurrohim.  Umurnya sekitar 6 tahun.  Kelihatan agak grogi dia hehe.

Baca selengkapnya Perjalanan Seorang Penghafal Al-Qur’an

Belajar Tahsin

Nikmat dari Allah itu…
Gak mesti berupa harta kok…

Bahagia itu…gak mesti karena habis beli sesuatu…

Dapat ilmu itu juga bikin bahagia. Bahagianya sulit digambarkan…prosesnya juga kadang berliku-liku dan bikin takjub, bersyukur…alhamdulillah wa syukru lillah…

Ceritanya, seperti aku beberapa kali sebutin, abang (baca: suamikuh) belajar tahsin ke ust Abdurrohim. Prosesnya sering kepotong-potong karena ust Abdurrohim (yang baru umur 17th ituh) ikut lomba, menuntut ilmu, naik haji, jadi imam di daerah mana di bulan puasa. Proses belajarnya itu dibenerin dari huruf per huruf..baca, dikasih tahu kaidah-kaidahnya…daann seterusnya.

Baca selengkapnya Belajar Tahsin

Poster Perkalian

poster perkalian cizkah

Alhamdulillah, hadir produk cizkah yang terbaru. Poster perkalian. Masih ingat postingan pas launching produk poster hijaiyah? Disitu disebut-sebut tentang poster perkalian dan keinginan tiba-tiba untuk bikin poster tersebut.  Alhamdulillah terwujud juga.

Dalam matematika, ada beberapa hal yang akan memudahkan  bagi seorang anak untuk ke depannya dengan cara di hafal. Salah satunya adalah perkalian. Aku masih ingat seorang teman yang begitu susah payah setiap menghadapi soal perkalian karena dia harus menambah secara manual satu persatu setiap angka (karena dia tidak hafal perkalian).

Misalnya soal: 63 x 5
Maka dia akan menyelesaikannya dengan cara 63 + 63 + 63 + 63 + 63

Baca selengkapnya Poster Perkalian

Belajar Menulis Latin

Sekilas cerita lagi tentang cara Ziyad belajar menulis. Di awal-awal, gerakan tangannya masih banyak mengambang. Artinya masih harus mempersiapkan kesiapan belajar menulis itu sendiri.

Hal ini bisa dilakukan misalnya dengan mencetak dari benda-benda berbentuk lingkaran. Misalnya tutup gelas. Secara gak langsung dia sudah belajar menekan dan membuat garis lengkung.

Pada Ziyad, kesiapan belajar menulis ini terbentuk secara alami alhamdulillah. Karena dia banyak menggambar. Panah, gambar orang berperang, mobil dstnya. Dia juga sudah menyelesaikan belajar menulis satu buku untuk belajar menulis dasar (semua huruf masih ada titik-titiknya).  Lupa di usia berapa. Setelah itu belajar menulisnya sifatnya insidental. Gak pingin maksa karena usianya toh memang masih segitu.

Baca selengkapnya Belajar Menulis Latin

Belajar Berhitung

Alhamdulillah…sejak sekitar 4 mingguan yang lalu, Ziyad mulai belajar berhitung. Maksudnya sudah mulai masuk dalam ranah belajar yang lebih diseriuskan hehe. Sebelum-sebelumnya secara tidak langsung sudah belajar dasar-dasar. Dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya ketika dia minta kertas, aku bilang “Lima ya, coba dihitung dulu benar 5 gak?” Terus hitung deh.

Mulai belajar berhitung juga karena aku lihat perkembangan belajar membaca latin dan arabnya alhamdulillah bagus. Proses belajar kedua materi itu sudah berjalan lebih  ringan. Bahkan, untuk baca latin  karena satu halaman sudah lancar dan cepat, bisa aku rapel 2-3 halaman. Walau baru AISM 4, Ziyad sudah sering buka buku dan berusaha baca karena menikmati dia sudah mulai bisa membaca. Alhamdulillah 🙂

Nah…sebelum mulai proses belajar berhitung ini, aku banyak melihat dan download dari youtube. Terutama cara belajar di Montessori. Proses belajar berhitung ini, aku lihat jadi lebih terlihat mudah. Salah satu video yang aku lihat ini:

Baca selengkapnya Belajar Berhitung

Review Buku Mini Balita Cerdas Pertamaku

Saya bukan penggemar teori Glandoman. Bahkan sebenarnya cenderung kurang setuju dengan teorinya. Di satu sisi juga mungkin saya yang kurang telaten mengikuti instruksi yang menurut saya cukup jelimet. Saya lebih suka mengajak anak menyintai proses membaca itu secara alami. Misalnya membelikannya buku untuk kemudian kami baca bersama, atau bermain flashcard secara natural. Untuk urusan cepat  dalam kemampuan membaca pun tidak menjadi target khusus. Tapi di sini saya tidak ingin mengemukakan atau menimbulkan pro kontra tentang teori ini. Yang suka dan berhasil menjalankannya, silakan dan alhamdulillah. Dan yang tidak menjalankan teori ini pun insyaAllah tak berdosa. Ya gak? 😀

abc-pertamaku

Salah satu buku yang kami beli beberapa waktu yang lalu adalah buku berbentuk mini dengan ukuran 6,5 cm x 6,5 cm. Kami mencoba sub seri ABC Pertamaku. Alhamdulillah ternyata Thoriq sukaaa sekali. Bahkan setiap kali dia melihat buku tersebut, maka dia dengan ocehannnya yang saya pahami itu adalah permintaan untuk bermain (dibacakan) buku tersebut. Dalam proses Ziyad belajar mengenal huruf-huruf pun, buku mini ini juga cukup membantu karena ada contoh benda-benda di balik setiap huruf.

Bentuknya yang mini, membuat buku tersebut juga pas dipegang untuk ukuran bayi. Kertasnya yang cukup tebal membuat buku ini tidak mudah disobek. Hanya bagian lipatannya yang rentan disobek (dan kenyataannya sudah ada 2 halaman di buku ini yang tersobek oleh Thoriq hehe).


abc-pertamaku2

Thoriq yang hampir tiap hari dibacakan buku ini, sering menghubungkan gambar-gambar dengan kejadian sehari-hari. Contohnya, setiap sampai pada huruf N, ada foto nyamuk, maka dia langsung menepuk sambil bersuara, “Uh…uh”. Maksudnya dia menepuk nyamuk. Atau ketika sampai di huruf M dan ada gambar melon, dia langsung beraksi seperti memakan, “Amm…ammm” sambil tersenyum-senyum.

Seri buku mini Balita Cerdas ini terdiri dari 6 buku.

  1. ABC Pertamaku
  2. 123 Pertamaku
  3. Warna Pertamaku
  4. Bentuk Pertamaku
  5. Binatang Pertamaku
  6. Buah Pertamaku

Penerbit: PT ELEx Media Komputindo

Penyusun: Taufik dan Dewi

Harga: @ Rp 20.000

Saya sendiri punya niat untuk membeli buku lainnya insyaAllah. Tapi sebenarnya saya mengharapkan ada buku sejenis untuk huruf hijaiyah atau arab. Alternatifnya, saya berniat membuatnya sendiri insyaALlah. Syukur-syukur kalau nanti ada yang memodali dan bisa dicetak dalam bentuk buku yang sama. Karena efeknya sangat bagus sekali insyaAllah. Tapi ini baru irodah (keinginan). Mudah-mudahan diberi kemampuan mewujudkannya.

***

Artikel ummiummi.com

Membuat Jadwal Belajar dalam Homeschooling

Tulisan ini kami dapatkan di group Sunni Home Schooling di facebook. Isinya bagi saya pribadi luar biasa karena menyingkirkan rasa khawatir karena belajar di rumah itu memang berbeda dengan belajar di sekolah. Dari tulisan ini, kita juga belajar bahwa terkadang kita (untuk yang menerapkan metode homeschooling) masih terseret dengan pola pikir cara belajar di sekolah. Tak banyak berkata-kata, mari kita baca artikel berikut.

Baca selengkapnya Membuat Jadwal Belajar dalam Homeschooling

Beda Jeruk Nipis, Jeruk Lemon, Jeruk Purut,dan Jeruk Limau (Limo)

Sama seperti yang ibu-ibu lainnya, saya sendiri sempat bingung dengan semua jeruk di atas. Namun beberapa kejadian membelajarkan saya untuk tahu. Seperti ketika saya yang suka malas ke warung karena ketinggalan beli bumbu dapur padahal yang saya incar cuma daun jeruknya dan berakhir masakannya yang kurang daun jeruk kurang sedap dan dengan sebab itu dengan gigihnya saya menanam pohon jeruk nipis! Yang proses tumbuhnya lamaaaa sekali (sudah hampir 9 bulan tapi baru sekitar 20 cm!). Dan ketika akhirnya tumbuh baru saya tahu, ternyata yang biasa dipakai untuk memasak itu itu daun jeruk purut (bukan daun jeruk nipis).

Baca selengkapnya Beda Jeruk Nipis, Jeruk Lemon, Jeruk Purut,dan Jeruk Limau (Limo)

Omarmariam.irsyad.sg: E-Learning Bahasa Arab untuk Anak

Percaya atau tidak, Ziyad (4 tahun 3 bulan) bisa menyatakan isim isyaroh hadza dan hadzihi untuk Omar, Mariam dan Qittoh secara tepat tanpa saya ajarkan mana yang mudzakar dan mana yang muanats melalui website ini. Sama seperti kita atau para bayi kita belajar bahasa ibu, maka cara belajar bahasa terbaik adalah dengan mendengar dan mempraktekkannya melalui percakapan (muhadatsah). Al lughotu al muhadtsah, kata seorang ustadz.  Dan website omarmariam.irsyad.sg mengemasnya secara menarik untuk anak-anak.

Baca selengkapnya Omarmariam.irsyad.sg: E-Learning Bahasa Arab untuk Anak

Bermain

Bermain adalah kegiatan yang ditujukan untuk mendapatkan kesenangan. Bermain bagi anak dapat membantu mereka memahami dan mempraktikkan, kemampuan pengembangan rasa, intelektual, sosial, dan keterampilan sosial.

Baca selengkapnya Bermain

Belum Hafal Al-Qur’an

Catatan usia 2th 10 bln (sambungan yg baca iqro)

Lanjut yang tadi, kenapa analisaku dia adalah pebelajar visual, ya karena lancar itu mengingatnya dari apa yang dilihat. Sedangkan ngajarin dia dengan ditalqin surat al-ikhlas udah lama banget, belum bisa-bisa. Masi kurang mau. Baru sampe qul huallohu adad. Dia nangkep qolqolahnya dilafalin, bukan dipantulin hehehe.

Doa yang sudah dia hafal adalah doa mau tiduuur…Masih pelan2, kadang masih diingetin dikit2. Tapi insya Allah dah hafal dan bisa melafalkannya. Bis mika allahumma amuutu wa ahyaa….

Karena lancar kata “bis”, keluar kamar mandi ingetnya, “Bisnaka”, hehehe, “Ghufronaka sayangg…”.

Iqro Ziyad

Ziyad, belajar iqro, baru-baru ini. Ya…lupa sih tepatnya. Sekitar 4 bulan-an. Tapi ketika beli iqro, gak langsung belajar kaya anak-anak di TPA. Sekedar beli dulu, sekedar ngasih tau ada huruf arabic.(Ini juga pertimbangan karena Ziyad baru “lancar” bicaranya ya baru-baru ini).

Alhamdulillah, di usia Ziyad 2 tahun hampir 10 bulan ini, hari ini Ziyad sudah masuk ke huruf ر.

Baca selengkapnya Iqro Ziyad